Monopoli

Misalkan Anda seorang peneliti di bidang biomedis, lalu Anda berhasil menemukan formula obat penghitam rambut secara oral. Formula tersebut lalu dipatenkan pada Dirjen HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual) Kemenkumham. Lalu Anda pun mendirikan perusahaan farmasi bersama kolega dan peneliti lain. Selama masa hak paten obat tersebut (misalnya sekitar 25 tahun) perusahaan lain tidak boleh memproduksi obat dengan formula yang sama. Dengan demikian perusahaan Anda menguasai pasar obat penghitam rambut secara oral. Kondisi demikian disebut dengan pasar Monopoli. Perusahaan Anda memiliki hak eksklusif untuk memproduksi dan menjual obat penghitam rambut per oral. Perusahaan Anda memiliki kekuasaan untuk menentukan harga atau price maker.

Monopoli adalah struktur pasar dimana hanya ada satu penjual/perusahaan dan produk yang dihasilkan tidak ada yang dapat menggantikan.

Penyebab dasar timbulnya monopoli adalah adanya hambatan untuk perusahaan lain masuk ke pasar. Hambatan perusahan lain masuk ke pasar umunya disebabkan 3 hal:

  1. Sumberdaya untuk memproduksi hanya dimiliki oleh satu perusahaan. Seperti pada contoh di atas, sumberdaya dalam bentuk paten obat hanya dimiliki perusahaan Anda;
  2. Kebijakan pemerintah yang memberikan hak eksklusif untuk memproduksi barang. Pada kasus di atas, karena perusahaan Anda memiliki hak paten dari Dirjen HAKI, maka hak eksklusif produksi obat penghitam rambut secara oral hanya diberikan kepada perusahaan Anda; dan
  3. Proses produksi yang murah hanya bisa dijalankan oleh satu perusahaan. Dengan kata lain, perusahaan lain tidak sanggup berproduksi dengan biaya yang murah. Kondisi ini disebut juga monopoli alami (natural monopoly).

Dengan demikian ciri-ciri pasar monopoli adalah sebagai berikut:

  • Hanya ada satu perusahaan;
  • Perusahaan menentukan harga pasar (price maker);
  • Perusahaan lain sulit masuk ke pasar (ada barrier to entry); dan
  • Barang yang dihasilkan homogen;

Referensi:

Mankiw, Gregory N, 2012. Principles of Economics 6th Ed, South-western: Cengeage Learning

This entry was posted in Ekonomi Kesehatan and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>