Manajemen Utilitas Asuransi Kesehatan

Moral hazard dalam pelaksanaan asuransi kesehatan menimbulkan inefisiensi terhadap biaya pelayanan kesehatan. Upaya pencegahan dilakukan pada dua kondisi yaitu saat polis asuransi kesehatan belum disetujui kedua belah pihak, dan saat polis sudah disetujui kedua pihak. Utilization Management merupakan teknik monitoring dan pengendalian akibat moral hazard yag dilakukan setelah polis asuransi disetujui kedua pihak.

Ciri khas utama dari Utilization Management adalah adanya pertimbangan klinis (clinical judgment) dari dokter atau tenaga medis yang ditetapkan perusahaan asurasi. Dengan demikian, UM berbeda dengan proses claim adjudication yang semata hanya mengetahui pelayanan kesehatan yang ditanggung dan tidak ditanggung tanapa pertimbangan medis.

Teknik UM dapa dilakukan saat pasien menjalani pemeriksaan di faskes primer hingga menjalankan admission di faskes sekunde (gatekeeping, dan pre-admission certificate), saat pasien melakukan admission hingga menjalani perawatan di faskes sekuder (discharge planning, concurrent review, dan mandatory second opinion), dan saat pasien menjalani perawatan hingga dinyatakan sembuh/pulang atau meninggal dunia (retrospective review, denial of payment, case management, intensive case management, dan disease management)

Baca artikel selengkapnya: Ade Heryana_Manajemen Utilisasi Asuransi Kesehatan

This entry was posted in Asuransi Kesehatan, Jaminan Kesehatan Nasional, Pembiayaan Kesehatan and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>