Hipotesis dalam Penelitian Kuantitatif

Ketika peneliti merumuskan masalah penelitian (jenis penelitian korelasi, asosiatif, eksperimen), maka terdapat berbagai dugaan-dugaan yang muncul yang kemungkinan akan menjawab hasil penelitian. Misalnya peneliti melakukan studi terhadap perbedaan tekanan darah karyawan sebelum dan sesudah diberikan intervensi senam tiap jam 10.00 dan jam 15.00. Peneliti sudah menduga bahwa akan terjadi perbedaan tekanan darah setelah melakukan senam.

Dugaan-dugaan yang muncul ini disebut dengan hipotesis, yang berasal dari kata ‘hypo’ artinya lemah, dan ‘thesis’ yang artinya teori/pendapat. Jadi hipotesis merupakan pendapat/dugaan yang masih lemah dan harus diputuskan menerima atau menolak hipotesa tersebut dengan uji hipotesis. Hipotesis berguna dalam menuntun atau mengarahkan penelitian selanjutnya.

Baca artikel selengkapnya: Ade Heryana_Hipotesa dan Jenis Penelitian Kuantitatif_Modul

This entry was posted in Metodologi Penelitian and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>