Informan dan Pemilihan Informan dalam Penelitian Kualitatif

Pada dasarnya dalam penelitian kualitatif tidak mengenal istilah pengambilan sampel dari populasi karena penelitian ini tidak bertujuan untuk melakukan generalisasi terhadap populasi, namun bertujuan menggali informasi secara mendalam sehingga sampel dalam penelian kualitatif disebut dengan informan.
Sebelum menentukan jumlah informan dan melakukan pemilihan informan, tahap pertama yang harus dilakukan peneliti adalah menetapkan unit analisis dari penelitian yang menggambarkan lokasi penelitian, dan terdiri dari enam aspek yaitu orang, struktur, sudut pandang, waktu, geografis, dan aktivitas.
Jumlah informan pada penelitian kualitatif bersifat fleksibel berdasarkan syarat kecukupan dan kesesuaian. Pada beberapa kasus dibutuhkan hanya 1 informan saja. Peneliti dapat menambah, mengurangi, bahkan mengganti informan saat penelitian berlangsung tergantung pada kecukupan dan kesesuaian informasi.
Metode “sampling” pada penelitian kualitatif bersifat tidak random/acak sehingga menggunakan metode non-probabilitas atau ditentukan sendiri oleh peneliti (purposeful sampling). Pada modul ini dijelaskan ada 16 jenis teknik sampling pada penelitian kualitatif.

Baca artikel selengkapnya: Ade Heryana_Informan dan Pemilihan Informan

This entry was posted in Metodologi Penelitian and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>