Managed Care

Managed care merupakan jawaban terhadap permasalahan tingginya biaya pelayanan kesehatan pada asuransi kesehatan. Seperti kita ketahui asuransi kesehatan tradiosional berpotensi menimbulkan moral hazard. Hal ini disebabkan karena tidak adanya kendali terhadap utilitas pelayanan (kendali biaya dan kendali mutu). Dengan managed care, utilitas pelayanan kesehatan bisa dikendalikan dengan satu sistem. Sistem tersbut menggabungkan tiga unsur dalam asuransi kesehatan yaitu pembiayaan kesehatan, pelayanan kesehatan, serta pembagian risiko antar peserta.

Baca selengkapnya: Ade Heryana_Managed Care

Posted in Asuransi Kesehatan, Pembiayaan Kesehatan | Tagged | Leave a comment

Isu Terkini AKK: Penanggulangan TB Paru

Masalah TB paru menjadi isu global dan penting. Hal ini ditandai dengan akan digelarnya deklarasi “Perang Melawan TB” pada Konferensti Tingkat PBB tanggal 26 September 2018 mendatang di Jenewa. PBB berkomitmen pada tahun 2030 epidemi tuberculosis akan diakhiri dan setiap tahun akan dikucurkan dana US$13 miliar.

Pada tahun 2017 WHO telah mengingatkan tuberkulosis telah melampaui HIV/Aids sebagai pembunuh nomor satu di dunia, dan penyebab kematian kesembilan di seluruh dunia. Dari total kematian akibat penyakit sebanyak 10,4 juta pada tahun 2016, sebanyak 1,7 juta orang meninggal akibat tuberkulosis. Lima negara penyumbang tuberculosis terbesar adalah India, Indonesia, Cina, Filipina, dan Pakistan. Yang menarik pada kongres pendahuluan di bulan Juli 2018 terjadi perdebatan antara Amerika Serikat dengan Afrika Selatan terkait kekayaan intelektual obat TB yang dipersoalkan negara AS. Hal ini mengakibatkan mahalnya harga obat TB bagi negara-negara miskin yang membutuhkan. Akhirnya masalah ini dapat diatasi dengan berbagai kompromi (Financial Express, 2018).

Download artikel: Ade Heryana_Isu Terkini AKK_TB Paru

Posted in Epidemiologi Penyakit Menular, Isu Terkini AKK | Tagged , , | Leave a comment

Isu Terkini AKK

Isu terkini AKK berfokus pada pengelolaan program/pelayanan kesehatan dan pengaturan kegiatan yang berbentuk kebijakan kesehatan.

Download artikel: Ade Heryana_Pengantar Isu Terkini AKK

Posted in Isu Terkini AKK, Pengantar Kesehatan Masyarakat | Tagged | Leave a comment

Karakteristik Antrian dalam Pelayanan Kesehatan

Antrian (baik dalam bentuk antrian pasien atau antrian benda mati) merupakan masalah yang selalu menjadi perhatian dan selalu diperhitungkan oleh pengelola pelayanan kesehatan. Antrian panjang bukan hanya menyebabkan ketidaknyamanan pada pasien saat mengantri, namun juga ketidaknyamanan yang dialami oleh petugas saat melayani. Masalah bukan hanya terjadi pada antrian panjang melainkan pada sistem pelayanan kesehatan yang tidak ada antrian. Ketiadaan antrian menyebabkan utilitas pelayanan berkurang (underoverload), sehingga ada pemborosan biaya pelayanan.

Berdasarkan hal tersebut, analisa antrian pada pelayanan kesehatan bertujuan untuk: (1) memberikan kenyamanan kepada pasien saat menunggu; (2) mengurangi biaya-biaya yang berkaitan dengan antrian pasien yatu biaya kapasitas pelayanan dan biaya menunggu antrian; dan (3) menentukan sumberdaya pelayanan secara optimal yang dapat meminimalkan biaya total pelayanan (analisa trade-off).

Model antrian pelayanan kesehatan ditentukan oleh karakteristik sebagai berikut: (a)  sumber kedatangan pasien; (b) pola/distribusi kedatangan pasien; (c) perilaku mengantri; (d) disiplin antrian; (e) pola/distribusi waktu pelayanan; (f) jumlah channel; (g) jumlah phase pada tiap channel; dan (h) mekanispe pelayanan. Model tersebut dapat diringkas dengan notasi yang disebut dengan notasi Kendall.

Unduh artikel: Ade Heryana_Karakteristik Antrian pada Pelayanan Kesehatan

Posted in Operation Researchs, Queueing Theory | Tagged , , , , , | Leave a comment

Managed Care

Managed care merupakan upaya yang dilakukan oleh perusahaan asuransi atau organisasi pembiayaan kesehatan untuk mengendalikan biaya dan mutu pelayanan dengan sistem yang mengintegrasikan antara pembiayaan dan pelayanan kesehatan dengan tetap mempertimbangkan pembagian risiko. Dengan sistem ini memungkinkan terjadinya selective contract antara penyelenggara asuransi kesehatan dengan pemberi pelayanan kesehatan dan peserta asuransi.

Terdapat lima bentuk organisasi managed care yang utama yaitu Exclusive Provider Organization (EPO), Integrated Delivery System (IDS), Health Maintenance Organization (HMO), Point-of-Service (POS) plan, Preffered Provider Organization (PPO), dan TripleOption plan.

Download artikel: Ade Heryana_MANAGED CARE_sesi 13 dan 14

Posted in Asuransi Kesehatan | Tagged , | Leave a comment

Mengembangkan Paragraf

Pembentukan sebuah paragraf diawali dengan topik yang akan disampaikan penulis. Sehingga idealnya paragraf minimal terdiri dari tiga bagian yaitu bagian topik yang berisi kalimat utama, bagian penjelasan dari topik, dan bagian kesimpulan atau penjelasan lanjutan. Hindari peyusunan paragraf yang terdiri dari satu kalimat.

Penulisan paragraf awal dapat dilakukan dengan memberikan indentasi sekitar lima karakter. Awal paragraf juga dapat disusun tanpa indentasi, namun setiap akhir paragraf harus disisipkan baris kosong untuk memisahkan dengan paragraf berikutnya. Hal ini menyebabkan jumlah halaman karya tulis akan semakin banyak.

Sebuah paragraf dikembangkan dengan berbagai pola. Langan (2010) membagi empat cara agar suatu paragraf dapat dikembangkan yakni (1) Exposition, yang terdiri dari Exemplification, Process, Cause and effect, Comparison or contrast, Definition, dan Division-Classification; (2) Description;  (3) Narration; dan (4) Argumentation.

Download artikel: Ade Heryana_MENGEMBANGKAN PARAGRAF

Posted in Penulisan Ilmiah | Tagged , | 2 Comments

Pendanaan Organisasi Nirlaba PKBM

Pendanaan merupakan aspek penting bagi seluru organisasi baik organisasi nirlaba maupun organisasi yang mencari keuntungan. Begitu pentingnya pendanaan bagi organisasi nirlaba, menyebabkan pakar manajemen Peter F. Drucker merekomendasikan syarat kemampuan mencari dana dalam perekrutan pimpinan.

Pendanaan organisasi nirlaba diperoleh dari berbagai macam sumber, namun dapat dikelompokkan menjadi tiga yaitu fundraising, earned income, dan foundations. Metode untuk memperoleh pendanaan dengan fundraising bermacam-macam mulai dari yang tradisional hingga modern menggunakan aplikasi internet.

Organisasi nirlaba berbasis masyarakat dapat juga menghasilkan produk/jasa yang kemudian dijual kepada masyarakat untuk menghasilkan pendanaan. Sumber lain dalam pendanaan adalah berasal dari lembaga donor yang penggunaannya khusus untuk tujuan tertentu.

Download Artikel selengkapnya: Ade Heryana_Pendanaan PKBM

Posted in MPK Berbasis Masyarakat | Tagged , , , | 2 Comments

Kader dan Relawan Kesehatan dalam PKBM

Meskipun memiliki tugas melayani dan melakukan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan, namun kader kesehatan dan relawan kesehatan memiliki perbedaan dalam hal sumber perekrutan. Kader kesehatan umumnya diperoleh dari masyarakat setempat, sedangkan relawan kesehatan berasal dari lingkungan di luar wilayah.

Keberadaan kader dan relawan kesehatan dalam mendukung Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM) sangat vital. Hal ini terutama jangkauan pelayanan kesehatan baik milik pemerintah maupun swasta terhadap masyarakat yang sangat terbatas. Karena itu secara terus menerus kader dan relawan diberikan motivasi baik finansial maupun non-finansial.

Baca selengkapnya: Ade Heryana_Kader dan Relawan Kesehatan_Sesi8

Latihan: TTS Kesmas 3

Posted in MPK Berbasis Masyarakat, Pengantar Kesehatan Masyarakat | Tagged , , , | Leave a comment

Public Health Crossword #1 & #2

Salah satu cara menghindari kepikunan adalah mengisi TTS. Silahkan Anda isi TTS berikut ini:

TTS Kesmas 1

TTS Kesmas 2

Posted in MPK Berbasis Masyarakat, Pengantar Kesehatan Masyarakat | Tagged , , | Leave a comment

Posyandu dan Integrasi Layanan Sosial Dasar

Sejak diterbitkan Permendagri No.19 tahun 2007 tentang Pedoman Pengintegrasian Layanan Sosial Dasar di Posyandu, layanan dan fungsi Posyandu semakin bertambah, dan sering disebut dengan Posyandu Integrasi. Lalu seperti apakah fungsi layanan sosial dasar pada Posyandu? Simak artikel berikut ini.

Download artikel: Ade Heryana_POSYANDU MENGINTEGRASI LAYANAN SOSIAL DASAR

Posted in MPK Berbasis Masyarakat | Tagged , , , | Leave a comment